Yamaha RX King, motor sport 2-tak yang legendaris dari Yamaha, masih menjadi daya tarik kuat di dunia otomotif Indonesia. Meskipun produksinya telah berakhir puluhan tahun lalu, keunikan dan pesonanya tetap memikat banyak penggemar. Mesin 2-tak yang tergolong kuno dibandingkan teknologi modern justru memberikan karakteristik unik yang membuat RX King memiliki tempat istimewa di hati banyak orang.
Legenda dan Nilai Historis yang Ikonik
RX King adalah simbol era motor sport 2-tak di Indonesia pada masa 1980-an hingga 2000-an. Bagi banyak generasi, RX King bukan hanya sekadar kendaraan, tetapi bagian dari kenangan masa muda, kebebasan berkendara, dan budaya otomotif jalanan. Nostalgia ini menjadikannya sebagai objek klasik yang bernilai tinggi di pasar.
Suara Mesin 2-Tak yang Khas
Salah satu alasan utama mengapa RX King begitu diminati adalah suara knalpotnya yang khas. Suara itu terdengar bertenaga dan berkarakter, berbeda dari motor 4-tak modern. Bagi para penggemar otomotif, suara tersebut bukan sekadar dentuman mesin, tetapi seperti “musik” yang menambah daya tarik RX King.
Performa yang Masih Mengesankan
Mesin 135 cc 2-tak RX King memiliki akselerasi cepat dan responsif, terutama di putaran bawah hingga menengah. Meskipun konsumsi bahan bakarnya relatif boros dibandingkan motor modern, performanya tetap memuaskan bagi pemiliknya.
Komunitas yang Solid dan Aktivitas Kultural
RX King memiliki komunitas besar di berbagai kota di Indonesia. Komunitas ini tidak hanya berupa klub motor, tetapi juga mengadakan touring, kopdar, kontes restorasi, hingga event-event otomotif lainnya. Keberadaan komunitas yang kuat membantu meningkatkan nilai dan permintaan RX King di pasar.
Kelangkaan Unit di Pasaran
Karena produksi RX King dihentikan pada tahun 2009, jumlah unit yang tersisa semakin berkurang setiap tahun. Terlebih lagi, unit yang masih sehat dan orisinil semakin sulit ditemukan. Hukum ekonomi sederhana — barang langka bernilai tinggi — berlaku kuat dalam kasus ini.
Nilai Investasi dan Koleksi
Bagi sebagian kolektor motor klasik, RX King bukan hanya kendaraan, tetapi juga aset investasi. Harga unit yang terawat bisa terus meningkat seiring waktu jika tren motor klasik semakin diminati. Banyak pembeli rela membayar lebih untuk mendapatkan unit yang jarang atau dalam kondisi original.
Tren “Retro” dan Kebangkitan Motor Klasik
Minat terhadap motor klasik sedang meningkat, termasuk di Indonesia. Motor-motor 2-tak seperti RX King dianggap sebagai simbol era keemasan otomotif, dan tren “retro” ini membuat harganya semakin menjadi incaran kolektor dan pecinta otomotif.
Banyak orang mengincar RX King sebagai barang koleksi, sehingga harga tawarnya melejit. Berikut kisaran harga Yamaha RX-King berdasarkan tahun produksinya:
- Yamaha RX-King 1993: Rp13 juta—Rp30 juta
- Yamaha RX-King 1994: Rp12 juta—Rp23 juta
- Yamaha RX-King 1995: Rp13 juta—Rp30 juta
- Yamaha RX-King 1996: Rp12,5 juta—Rp20 juta
- Yamaha RX-King 1997: Rp14 juta—Rp26 juta
- Yamaha RX-King 1998: Rp24 juta—Rp25 juta
- Yamaha RX-King 1999: Rp15 juta—Rp17 juta
- Yamaha RX-King 2000: Rp17 juta—Rp20 juta
- Yamaha RX-King 2001: Rp17,8 juta—Rp49,5 juta
- Yamaha RX-King 2002: Rp27 juta—Rp45 juta
- Yamaha RX-King 2003: Rp21 juta—Rp38,5 juta
- Yamaha RX-King 2004: Rp15 juta—Rp27,5 juta
- Yamaha RX-King 2007: Rp48,9 juta—Rp56 juta
- Yamaha RX-King 2008: Rp30 juta—Rp60 juta
- Yamaha RX-King 2009: Rp47 juta—Rp60 juta
Harga RX King bekas di atas bisa berubah seiring waktu dan ketersediaan unitnya. Jika kamu tertarik membelinya, sebaiknya langsung mengecek harga terbarunya melalui bursa motor bekas daring.

Harga Terjangkau! Honda Beat Deluxe Keyless Hitam Doff 2026 Tampil Dewasa dan Hemat BBM
Ini jawaban apakah busi mobil terendam air aman digunakan
Jangan Pasang Lampu Tambahan di Motor Listrik, Ini Dampaknya pada Baterai
Bukan Harga, Ini Faktor Kunci Keamanan Intercom Helm Saat Hujan
Gunakan Charger Cepat Setiap Hari, Apakah Rusak Baterai Motor Listrik?
Bukan Hanya Angka, Ini Alasan Teknis di Balik Batas Kecepatan
Wajib Ketahui, Fitur Mobil Ini Bermanfaat Saat Hujan Deras
Perbandingan Honda New Scoopy 160 2026: Harga, Spesifikasi, dan Perbedaan