Kompresor AC Mobil Rusak? Ini Tanda yang Wajib Diketahui



Kompresor AC mobil memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendinginan kendaraan. Fungsi utamanya adalah mengalirkan freon atau refrigeran, yang merupakan bahan kimia khusus yang berperan sebagai zat pendingin. Freon ini kemudian bergerak melalui sistem AC dan memberikan efek sejuk di dalam kabin kendaraan.



Perawatan kompresor AC mobil sangat penting untuk menjaga kinerjanya. Jika tidak dilakukan secara rutin, maka kompresor bisa mengalami kerusakan. Salah satu cara merawat kompresor adalah dengan mengganti oli kompresor secara berkala. Oli ini berfungsi untuk melumasi bagian-bagian internal kompresor agar tidak terjadi gesekan berlebih yang dapat menyebabkan kerusakan.

Jika penggantian oli terlewat, maka kompresor bisa mengalami keausan atau bahkan rusak total. Hal ini bisa memengaruhi kenyamanan pengemudi dan penumpang karena AC mobil tidak akan bekerja dengan optimal.



Menurut Adi Akbar, pemilik bengkel spesialis AC Adi Jaya, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kompresor AC mulai mengalami kerusakan. “Yang paling terasa adalah bunyi cukup kasar saat kompresor AC mulai hidup,” ujarnya.

Bunyi kasar ini biasanya disebabkan oleh piston kompresor yang sudah mulai aus atau baret. Bunyi tersebut tidak hanya mengganggu, tetapi juga berdampak pada sirkulasi freon. Jika tekanan freon tidak ideal, maka AC mobil tidak akan mampu memberikan udara yang dingin seperti seharusnya.

Adi menambahkan, “Biasanya kita lihat dahulu kerusakannya. Jika kondisinya terlalu parah, maka harus diganti baru.” Namun, jika bunyi kompresor belum terlalu berisik, maka bisa dilakukan servis untuk memperbaiki kondisi.

“Namun, ketahanannya pasti tidak sekuat jika diganti baru,” tutup Adi.

Tips Merawat Kompresor AC Mobil

  • Ganti oli secara rutin

    Oli kompresor harus diganti sesuai jadwal yang disarankan oleh produsen kendaraan. Oli yang tidak diganti bisa menyebabkan kompresor cepat rusak.

  • Periksa kondisi freon

    Pastikan kadar freon dalam sistem AC cukup. Jika terlalu sedikit, maka kompresor akan bekerja lebih keras dan berisiko mengalami kerusakan.

  • Lakukan pemeriksaan berkala

    Lakukan pemeriksaan rutin pada kompresor AC, termasuk memeriksa kebocoran, suhu, dan tekanan sistem. Hal ini bisa mencegah kerusakan lebih lanjut.

  • Hindari beban berlebih

    Jangan terlalu sering mengaktifkan AC pada suhu terendah. Beban yang terlalu besar bisa mempercepat keausan kompresor.

  • Gunakan alat bantu yang tepat

    Saat melakukan servis atau perbaikan, gunakan alat bantu yang sesuai dengan jenis kompresor AC mobil Anda. Penggunaan alat yang salah bisa merusak komponen lain.

Dengan merawat kompresor AC secara benar, Anda bisa memperpanjang usia komponen tersebut dan menjaga kenyamanan penggunaan AC mobil. Jika sudah terjadi kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian agar tidak memengaruhi kinerja keseluruhan sistem AC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Close

Adblock Terdeteksi

LidahTekno.com didukung oleh iklan Google Adsense untuk menyediakan konten bagi Anda.Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan AdBlocker atau menambahkan kami ke dalam whitelist Anda agar kami dapat terus memberikan informasi dan tips teknologi terbaik.Terima kasih atas dukungan Anda!