Cara Sumpah Al Quran

Al-Quran, sebagai kitab suci umat Islam, memiliki posisi yang sangat istimewa dalam kehidupan seorang Muslim. Sumpah dengan menggunakan Al-Quran adalah sebuah tindakan sakral yang membutuhkan pemahaman dan penghormatan mendalam terhadap teks suci tersebut. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dan membahas cara-cara yang tepat untuk melaksanakan Cara sumpah Al Quran.

1. Persiapan Sebelum Sumpah Al-Quran

Sebelum memulai sumpah Al-Quran, persiapkan diri Anda dengan penuh khusyuk dan kesucian. Berikut adalah langkah-langkah persiapan yang perlu diikuti:

  • 1.1. Niat yang Jelas Pastikan niat Anda dalam melakukan sumpah Al-Quran adalah tulus dan murni, sesuai dengan tujuan yang akan Anda laksanakan.
  • 1.2. Bersuci Lakukan wudhu atau mandi junub untuk membersihkan diri dari hadas besar. Kebersihan fisik dan spiritual adalah kunci utama sebelum melibatkan diri dengan Al-Quran.

2. Langkah-langkah Sumpah Al-Quran

Setelah persiapan, Anda dapat memulai langkah-langkah untuk melakukan sumpah Al-Quran.

  • 2.1. Letakkan Al-Quran di Tempat yang Mulia Tempatkan Al-Quran di tempat yang tinggi dan terhormat. Ini mencerminkan rasa hormat dan penghargaan terhadap kitab suci Allah.
  • 2.2. Bacaan Niat Bacalah niat sumpah Al-Quran dengan khusyuk, menyatakan tujuan dan keikhlasan Anda dalam melibatkan diri dengan teks suci ini.
  • 2.3. Bacaan Sumpah Bacalah sumpah Al-Quran sesuai dengan niat yang telah Anda nyatakan sebelumnya. Pastikan untuk membaca dengan benar dan tenang.
  • 2.4. Doa Setelah Sumpah Selesaikan sumpah dengan doa yang penuh harap dan kerendahan hati. Mohon petunjuk dan keberkahan dari Allah SWT.
Baca Juga  Apa Itu Nisab dan Haul

3. Contoh Sumpah Al Quran

Sebagai panduan bagi mereka yang berniat untuk melakukan sumpah Al-Quran, berikut adalah contoh bacaan yang dapat diikuti dengan khusyuk dan keikhlasan:

Bacaan Niat: أَنَا أُنِيْتُ قَرَاءَةَ الْقُرْآنِ وَأَتَعَلَّمُ مِنْهُ، بِنِيَّةِ تَعْلِمٍ وَتَعْلِيْمٍ، وَتَدْبِيْرٍ وَتَدْبِيْرٍ، لِلّهِ تَعَالَى.

“Ana uniitu qira’atal-Qur’an, wa ata’alumu minhu, biniyatita’limin wa ta’limin, wa tadbiirin wa tadbiirin, lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat membaca Al-Quran, belajar darinya, dengan tujuan belajar dan mengajar, serta merenungkan dan mengamalkan, semata-mata untuk Allah Ta’ala.”

Bacaan Sumpah: أَشْهَدُ اللهَ تَعَالَى وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ، أَنِّي قَرَأْتُ كِتَابَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَسَمِعْتُهُ مِنْهُ بِنِيَّةِ الْقِرَاءَةِ وَالتَّدْبِيْرِ، وَأَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.

“Ashhadu Allaha Ta’ala wa malaikatihi wa kutubihi wa rusulihi wa ‘ibadihis-salihin, anni qara’tu kitaballahil-‘azhim wa sami’tuhu minhu biniyatil-qira’ati wat-tadbiri, wa a’udhu billahi minash-shaytanir-rajim.”

Artinya: “Saya bersaksi dengan Allah Ta’ala, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hamba-hamba-Nya yang saleh, bahwa saya telah membaca Kitab Allah yang agung dan mendengarkannya dengan niat membaca dan merenungkan, dan saya berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.”

Doa Setelah Sumpah: اللهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجِلَاءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.

“Allahumma j’alil-Qur’ana rabi’a qalbi, wa nuura sadri, wa jilaa huzni, wa dzhahaaba hammii.”

Artinya: “Allah, jadikanlah Al-Quran sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku, dan sirna kegelisahanku.”

Sesuaikanlah bacaan ini dengan niat dan kesungguhan hati Anda ketika hendak melakukan sumpah Al-Quran. Keikhlasan dalam hati sangat penting untuk meraih berkah dari tindakan yang luhur ini.

4. Menjaga Kesucian Setelah Sumpah

Setelah melaksanakan sumpah Al-Quran, menjaga kesucian dan kehormatan teks suci adalah suatu keharusan.

  • 3.1. Penyimpanan yang Tepat Tempatkan Al-Quran kembali di tempatnya dengan penuh kehati-hatian. Hindari menyimpannya di tempat yang tercemar atau di bawah benda-benda yang tidak pantas.
  • 3.2. Konsistensi dalam Ibadah Lanjutkan dengan konsistensi dalam ibadah dan bacaan Al-Quran. Sumpah tersebut harus menciptakan perubahan positif dalam hidup Anda.
Baca Juga  Apa yang Dibawa ke Resepsi Pernikahan

5. Hukum Sumpah Al Quran

Sumpah Al-Quran adalah tindakan yang sangat sakral dalam Islam, namun diikat oleh aturan dan hukum yang harus diindahkan. Pemahaman yang jelas terkait dengan hukum sumpah Al-Quran penting untuk menjaga keberkahannya dan menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan.

Keabsahan Sumpah Al-Quran

  1. Sunnah Nabi Melakukan sumpah Al-Quran adalah praktek yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan melakukan sumpah menggunakan Al-Quran dalam berbagai konteks.
  2. Diperbolehkan dengan Syarat Sumpah Al-Quran diperbolehkan jika dilakukan dengan niat yang jelas, disertai keikhlasan, dan sesuai dengan norma agama Islam.

Pertanyaan Terkait Cara Sumpah Al Quran

Q1. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kesalahan saat sumpah Al-Quran? A1. Jika terjadi kesalahan, segera bertaubat, memohon ampun kepada Allah, dan kembali melakukan sumpah dengan niat yang benar.

Q2. Berapa kali sebaiknya kita melakukan sumpah Al-Quran dalam hidup kita? A2. Sumpah Al-Quran sebaiknya dilakukan dengan bijak dan hanya jika benar-benar diperlukan. Tidak sebaiknya dilakukan secara sembarangan.

Penutup

Sumpah Al-Quran adalah momen yang sakral dan berharga dalam hidup seorang Muslim. Dengan memahami langkah-langkahnya dan menjaga kesucian setelahnya, kita dapat merasakan keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT. Semoga artikel ini membantu memperdalam pemahaman Anda tentang cara sumpah Al-Quran.

Back to top button
Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda