Fujifilm Indonesia meluncurkan dua produk baru dari lini instax, yaitu kamera instan hybrid instax mini Evo Cinema dan printer smartphone instax mini Link+. Kedua produk ini telah resmi dipasarkan di Indonesia.
Instax mini Evo Cinema: Kamera Hybrid yang Menghadirkan Kreativitas Lintas Era
Instax mini Evo Cinema menjadi pusat perhatian dalam peluncuran ini. Masato Yamamoto, Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan kamera yang mampu membuka berbagai kemungkinan kreatif lintas era.
Nathasya, Product Marketing Consumer Printing Fujifilm Indonesia, menjelaskan bahwa kamera ini memungkinkan pengguna untuk melihat hasil foto melalui layar LCD sebelum mencetaknya ke film instax. “Hari ini kami memperluas lini evo hybrid kamera, tentunya dengan fitur yang hanya dimiliki oleh produk terbaru ini,” ujarnya dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Seri Evo merupakan kamera instan hybrid yang memungkinkan pengambilan foto sekaligus perekaman video. Salah satu fitur unggulan dari instax mini Evo Cinema adalah kemampuan mengonversi rekaman video menjadi QR code yang dicetak bersama cuplikan gambar video dalam cetakan instax, sehingga video dapat diakses kembali secara digital.
Kamera ini juga dilengkapi Eras Dial, fitur baru yang menghadirkan 10 pilihan efek visual terinspirasi dari berbagai era, termasuk nuansa kamera film 8mm, dengan masing-masing efek memiliki 10 tingkat penyesuaian. Dari sisi desain, instax mini Evo Cinema mengusung bodi vertical grip yang terinspirasi dari seri FUJICA Single-8, memadukan nuansa analog dengan teknologi digital modern.
Melalui aplikasi khusus, pengguna dapat mengedit video serta mencetak gambar langsung dari ponsel, menjadikan perangkat ini berfungsi sebagai kamera, perekam, sekaligus printer. “Desain kamera ini dibuat agak berbeda dengan produk-produk instax sebelumnya, dilengkapi degreen control, eras dial dari tahun 1930 sampai 2020,” tutur Nathasya.
Instax mini Link+: Printer Smartphone Premium untuk Mencetak Foto Instax
Selain kamera instan, Fujifilm Indonesia juga meluncurkan instax mini Link+, printer smartphone kelas premium yang memungkinkan pengguna mencetak foto dari ponsel ke film instax seukuran kartu.
Harga untuk kamera instan hybrid ini dibanderol Rp 6.249.000, sedangkan instax mini Link+ dijual dengan harga Rp 2.299.000.
Pameran Interaktif Creative House of instax
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran produk, Fujifilm menghadirkan Creative House of instax, sebuah pameran interaktif yang digelar pada 28 Januari hingga 8 Februari 2026 di Kota Kasablanka—Food Society, Jakarta.
Pameran ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk mengeksplorasi berbagai inovasi dan fitur dari produk instax terbaru. Pengunjung bisa merasakan langsung bagaimana kamera instan hybrid dan printer smartphone bekerja, serta melihat bagaimana teknologi digital dan analog bisa saling melengkapi.
Dengan peluncuran ini, Fujifilm Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di era digital saat ini.

Jangan Tertipu! 5 Cara Cepat Deteksi HP Palsu
Samsung Galaxy A57 5G Hadir! Desain Tipis, Kamera OIS, dan Pengisian Cepat 45W
Nokia N75 Max 5G, Baterai Besar dengan Kamera 200MP dan Performa Handal
Apple Rilis AirTag Baru, Peningkatan Teknologi Pelacakan Lebih Canggih dan Efisien
Sony LinkBuds Clip hadir, TWS open-ear clip selalu aktif
Samsung luncurkan lapisan privasi baru untuk layar Galaxy
Spesifikasi Lengkap Oppo Reno 15 Series di Indonesia
7 Ponsel Android Rp3 Jutaan Terbaik 2026: Spesifikasi Tinggi dan Multitasking Cepat