Pernahkah jantung Anda seolah berhenti berdetak saat smartphone kesayangan jatuh ke aspal? Jika layar ponsel Anda selamat tanpa retak sedikit pun, besar kemungkinan ada peran teknologi kaca pelindung yang bekerja keras di sana. Dalam dunia teknologi mobile, Corning Gorilla Glass adalah nama yang sudah tidak asing lagi.
Selama lebih dari satu dekade, Corning telah menjadi standar emas untuk proteksi layar HP. Namun, dengan banyaknya versi yang beredar, mulai dari versi lawas hingga Gorilla Glass Victus 2 atau Gorilla Glass Armor, konsumen sering kali bingung membedakan kemampuannya. Mari kita telusuri sejarah panjang pelindung layar ini, siapa saja pesaingnya, dan ponsel mana saja yang menggunakannya.
Sejarah dan Evolusi Generasi Gorilla Glass
Menurut catatan sejarah teknologi, kemunculan Gorilla Glass tidak lepas dari permintaan Steve Jobs kepada CEO Corning pada tahun 2007 untuk iPhone pertama. Sejak saat itu, inovasi terus bergulir.
1. Era Awal (Gorilla Glass 1 – 3)
-
Gorilla Glass 1 (2007): Debut di iPhone orisinal. Fokus utamanya adalah ketahanan terhadap goresan dan benturan ringan.
-
Gorilla Glass 2 (2012): Corning berhasil menipiskan kaca hingga 20% tanpa mengurangi kekuatan. Ini memungkinkan desain HP menjadi lebih tipis.
-
Gorilla Glass 3 (2013): Ini adalah sang legenda. Menggunakan teknologi Native Damage Resistance (NDR), versi ini diklaim 3x lebih tahan gores dibanding versi sebelumnya. Menariknya, karena ketahanannya yang luar biasa terhadap goresan (bukan benturan jatuh), Gorilla Glass 3 masih sering dipakai di HP entry-level hingga tahun 2024.
2. Fokus pada Jatuh (Gorilla Glass 4 – 6)
Berdasarkan survei konsumen global, masalah utama pengguna bukan lagi goresan kunci, melainkan layar pecah akibat jatuh.
-
Gorilla Glass 4 (2014): Didesain khusus untuk bertahan saat jatuh ke permukaan kasar seperti trotoar.
-
Gorilla Glass 5 (2016): Menawarkan perlindungan jatuh dari ketinggian 1,6 meter (setinggi bahu orang dewasa). Ini menjadi standar HP mid-range selama bertahun-tahun.
-
Gorilla Glass 6 (2018): Fokus pada durabilitas jangka panjang. Corning mengklaim kaca ini bisa bertahan dari 15 kali jatuhan berturut-turut dari ketinggian 1 meter.
3. Era Modern (Victus & Armor)
Di era ini, Corning mencoba menjawab tantangan tersulit: membuat kaca yang tahan jatuh sekaligus tahan gores.
-
Gorilla Glass Victus (2020): Lompatan besar. Tahan jatuh dari 2 meter dan 2x lebih tahan gores dibanding GG 6.
-
Gorilla Glass Victus 2 (2022): Diformulasikan khusus untuk smartphone yang semakin berat dan besar, serta lebih tangguh saat jatuh di atas beton.
-
Gorilla Glass Armor (2024): Memulai debutnya di Samsung S24 Ultra. Keunggulan utamanya bukan hanya kekuatan, tapi juga kemampuan mengurangi pantulan cahaya (anti-reflective) hingga 75%.
Pesaing Tangguh di Pasar Pelindung Layar
Meskipun Corning mendominasi, mereka bukan pemain tunggal. Beberapa merek lain menawarkan kaca pelindung smartphone dengan kualitas yang tak kalah saing.
-
Apple Ceramic Shield:
Sebenarnya, ini adalah hasil kolaborasi Apple dengan Corning. Namun, teknologinya berbeda karena menyuntikkan kristal nano-keramik ke dalam kaca. Menurut klaim Apple saat peluncuran iPhone 12, ini adalah kaca terkuat di smartphone mana pun kala itu.
-
Asahi Dragontrail (AGC):
Pesaing utama dari Jepang. Dragontrail sering ditemukan pada ponsel merek Sony atau beberapa seri Xiaomi dan Samsung kelas menengah. Varian terbarunya, Dragontrail Star 2, menawarkan ketahanan yang sangat kompetitif.
-
Huawei Kunlun Glass:
Akibat pembatasan dagang, Huawei mengembangkan kacanya sendiri. Berdasarkan laporan dari berbagai penguji teknologi, Kunlun Glass memiliki ketahanan jatuh yang sangat impresif, bahkan diklaim 10x lebih kuat dibanding kaca biasa.
-
Schott Xensation:
Merek asal Jerman ini sering dipakai oleh merek-merek China seperti Vivo di kelas flagship. Dikenal sangat fleksibel dan kuat.
Daftar Smartphone Berdasarkan Jenis Kaca Pelindung
Untuk memudahkan Anda, berikut adalah tabel referensi HP populer dan jenis kaca yang digunakannya:
| Generasi Kaca | Contoh Smartphone Populer (Rilis saat itu & Sekarang) |
| Gorilla Glass 3 | Pixel 4a, Redmi Note 9, Poco M3, Asus Zenfone Max Pro M1 |
| Gorilla Glass 5 | Samsung Galaxy A54, Redmi Note 12 Pro, Oppo Reno series |
| Gorilla Glass Victus | Samsung Galaxy S21, Xiaomi 11T Pro, Sony Xperia 1 III |
| Gorilla Glass Victus 2 | Samsung Galaxy S23 & S24 Series, OnePlus 11 |
| Gorilla Glass Armor | Samsung Galaxy S24 Ultra |
| Ceramic Shield | iPhone 12, 13, 14, dan 15 Series |
| Kunlun Glass | Huawei Mate 50 Pro, Huawei P60 Pro |
Catatan Penting: Beberapa pabrikan kadang tidak mencantumkan versi Gorilla Glass secara spesifik pada spesifikasi resmi untuk menekan biaya lisensi pemasaran, meskipun mereka menggunakan kaca dari Corning.
Apakah Masih Perlu Screen Protector Tambahan?
Ini adalah pertanyaan sejuta umat. Dengan teknologi sekuat Victus 2 atau Armor, apakah kita masih butuh tempered glass tambahan?
Jawabannya: Tergantung.
Kaca modern memang sangat tahan pecah, namun material “pasir” (kuarsa) yang sering ada di saku celana atau tas masih memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi daripada kaca. Artinya, goresan halus (micro-scratches) masih mungkin terjadi seiring waktu. Jika Anda ingin layar tetap mulus 100% untuk nilai jual kembali, pelindung tambahan tetap disarankan.
Baca Juga : Layar HP Pakai Gorilla Glass 5, Masih Perlu Anti Gores Nggak Sih? Ini Jawabannya!
FAQ (Pertanyaan Umum)
Q: Mana yang lebih baik, Gorilla Glass 5 atau Gorilla Glass 3?
A: Untuk ketahanan jatuh (anti-pecah), Gorilla Glass 5 jauh lebih baik. Namun, untuk ketahanan goresan murni, Gorilla Glass 3 masih dianggap sangat unggul dan sebanding.
Q: Apakah Gorilla Glass bisa pecah?
A: Tentu saja. Istilahnya adalah “tahan pecah”, bukan “anti pecah”. Jika jatuh dari ketinggian ekstrem atau pada sudut yang sangat tajam ke permukaan tidak rata, kaca tetap bisa retak.
Q: Apakah garansi HP menanggung layar pecah?
A: Secara umum, garansi standar pabrik tidak menanggung kerusakan fisik (human error) seperti layar pecah, kecuali Anda membeli paket proteksi tambahan seperti Samsung Care+ atau Apple Care.
Kesimpulan
Memahami jenis Corning Gorilla Glass pada smartphone incaran Anda adalah langkah cerdas sebelum membeli. Dari Gorilla Glass pertama hingga varian Armor dan Victus 2, teknologi ini terus beradaptasi untuk melindungi investasi gadget Anda. Meski demikian, tidak ada kaca yang benar-benar abadi. Perlakuan apik terhadap perangkat tetap menjadi kunci utama keawetan ponsel Anda.

TECNO SPARK Go 3: Ponsel Rp1 Juta dengan Teknologi AI
Redmi Buds 8 Pro – TWS Terbaru Xiaomi dengan Audio Ruang dan Pengurangan Kebisingan Canggih
Samsung luncurkan HP Rp1 jutaan 2026, kamera 50MP dan RAM besar jadi andalan generasi muda
5 Kesalahan Umum Pengguna HP yang Harus Dihindari
Harga Realme 16 di Indonesia, Apakah Layak Dibeli?
Layar HP Pakai Gorilla Glass 5, Masih Perlu Anti Gores Nggak Sih? Ini Jawabannya!
Lenovo Yoga Book 9i, laptop dua layar OLED yang mengubah cara multitasking jadi lebih canggih