Mengapa Pengumuman Anthropic Bikin Saham IBM Anjlok?

Baru-baru ini, dunia teknologi dan bursa saham dikejutkan oleh guncangan besar. Nilai pasar IBM menguap sekitar $30 miliar hingga $40 miliar dalam satu hari. Pemicunya bukan karena laporan keuangan yang buruk, melainkan sebuah unggahan blog dari perusahaan AI bernama Anthropic.

Apa sebenarnya yang terjadi dan mengapa hal ini sangat berpengaruh? Berikut rangkumannya.

1. Apa Itu COBOL dan Mengapa Penting?

Untuk memahami masalah ini, kita harus mengenal COBOL. Ini adalah bahasa pemrograman “jadul” yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Meski kuno, COBOL adalah tulang punggung sistem keuangan dunia.

Hampir semua bank besar, instansi pemerintah, maskapai penerbangan, dan sistem ATM di seluruh dunia masih berjalan di atas kode COBOL yang ada pada mesin mainframe (komputer raksasa). Selama ini, IBM adalah penguasa pasar yang membantu merawat dan memodernisasi sistem kuno tersebut.

2. Klaim Anthropic yang Mengguncang Pasar

Anthropic mengumumkan bahwa AI milik mereka, Claude, kini memiliki kemampuan luar biasa untuk membaca, memahami, dan menulis ulang kode COBOL yang sangat rumit.

Selama puluhan tahun, memodernisasi COBOL adalah pekerjaan yang:

Sangat Mahal: Membutuhkan tenaga ahli spesialis yang jumlahnya semakin sedikit.

Sangat Lama: Proyek migrasi biasanya memakan waktu bertahun-tahun.

Beresiko Tinggi: Salah sedikit, sistem perbankan bisa lumpuh.

Anthropic mengklaim bahwa Claude bisa mengubah pekerjaan yang tadinya memakan waktu bertahun-tahun menjadi hanya hitungan bulan saja.

3. Mengapa Saham IBM Turun 13%?

Investor melihat klaim Anthropic sebagai ancaman langsung terhadap “piring nasi” IBM. Jika perusahaan besar bisa menggunakan AI untuk mengurus kode COBOL mereka sendiri dengan murah dan cepat, mereka mungkin tidak lagi membutuhkan layanan konsultasi mahal dari IBM.

Ketakutan akan hilangnya dominasi IBM dalam mengelola infrastruktur lama (legacy systems) inilah yang memicu aksi jual saham massal hingga harga sahamnya anjlok drastis.

4. Tanggapan dari Pihak IBM

IBM tidak tinggal diam. Mereka berargumen bahwa memodernisasi sistem perusahaan tidak semudah membalikkan telapak tangan atau sekadar menerjemahkan kode bahasa pemrograman.

Menurut IBM, ada lapisan keamanan, infrastruktur fisik, dan integrasi mendalam yang tetap membutuhkan keahlian manusia dan sistem yang mereka miliki. Menerjemahkan kode hanyalah satu bagian kecil dari ekosistem yang sangat besar.

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh AI dalam menggerakkan ekonomi global saat ini. Sebuah pengumuman teknologi baru kini bisa menghapus nilai perusahaan raksasa hanya dalam hitungan jam. Pertarungan antara kecanggihan AI dan kestabilan sistem lama baru saja dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga

Back to top button

Adblock Terdeteksi

LidahTekno.com didukung oleh iklan Google Adsense untuk menyediakan konten bagi Anda.Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan AdBlocker atau menambahkan kami ke dalam whitelist Anda agar kami dapat terus memberikan informasi dan tips teknologi terbaik.Terima kasih atas dukungan Anda!