Alasan VAR Batalkan Gol Barcelona: Masalah Teknologi SAOT

Penjelasan Resmi Mengenai Gol Barcelona yang Dianulir

Pada pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey antara Barcelona dan Atlético Madrid, tim asuhan Ronald Koeman harus menerima kekalahan 0-4. Namun, selain hasil tersebut, laga ini juga diwarnai dengan kontroversi besar terkait keputusan dari sistem Video Assistant Referee (VAR). Salah satu momen penting dalam pertandingan adalah saat Barcelona mencetak gol yang berpotensi mengubah arah permainan. Sayangnya, gol tersebut akhirnya dianulir karena dinyatakan offside.

Proses peninjauan oleh VAR memakan waktu hingga delapan menit, yang sangat lama dan langsung memicu kritik dari pemain, staf, serta publik. Kini, Komite Teknis Wasit (CTA) telah memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut.

Kesalahan Sistem SAOT

Dalam pernyataannya, CTA menjelaskan bahwa masalah terjadi pada sistem offside semi-otomatis (SAOT) yang digunakan untuk menilai situasi tersebut.

“Mengenai kejadian yang mengakibatkan gol FC Barcelona dianulir, dalam menilai kejadian tersebut, dan mengikuti protokol, tim VAR menganalisisnya menggunakan sistem offside semi-otomatis SAOT.”

Selama proses analisis, sistem SAOT mengalami kesalahan dalam memodelkan posisi pemain. Hal ini terjadi karena situasi yang melibatkan banyak pemain dalam area sempit.

“Selama analisis ini, terdeteksi bahwa sistem tersebut menghasilkan kesalahan dalam pemodelan pemain melalui kerangka, setelah mendeteksi situasi dengan kepadatan pemain yang tinggi.”

Artinya, sistem tidak mampu memproses posisi pemain secara akurat karena terlalu banyak pemain yang berada dalam satu area sempit.

Proses Manual untuk Menentukan Keputusan

Setelah mencoba mengkalibrasi ulang pemodelan sistem, tim VAR menyadari bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan. Oleh karena itu, mereka kemudian melakukan penggambaran garis offside secara manual.

“Setelah mencoba mengkalibrasi ulang pemodelan sistem, dan setelah memastikan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, tim VAR kemudian secara manual menggambar garis offside untuk membuat keputusan akhir yang benar.”

Proses manual inilah yang menyebabkan peninjauan berjalan sangat lama. Selain itu, tayangan ulang tidak dapat diberikan kepada produksi televisi karena sistem SAOT tidak dapat digunakan.

Dampak bagi Barcelona

Bagi Barcelona, penjelasan ini kemungkinan tidak cukup meredakan kekecewaan. Gol yang dianulir bisa saja mengubah dinamika pertandingan dan memberi dorongan psikologis untuk bangkit. Sebaliknya, penundaan panjang justru mematikan momentum dan membuat suasana pertandingan terasa terhenti.

Selain itu, insiden VAR itu terasa seperti tambahan kekacauan yang tak perlu bagi malam yang sudah buruk bagi Barcelona. Meskipun penjelasan dari CTA memberikan sedikit gambaran tentang kesalahan teknis, rasa kecewa dan frustrasi tetap terasa dalam hati para penggemar dan pemain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga

Back to top button

Adblock Terdeteksi

LidahTekno.com didukung oleh iklan Google Adsense untuk menyediakan konten bagi Anda.Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan AdBlocker atau menambahkan kami ke dalam whitelist Anda agar kami dapat terus memberikan informasi dan tips teknologi terbaik.Terima kasih atas dukungan Anda!