Berapa Banyak Video di Youtube ?

Platform internet seperti YouTube seringkali sulit diukur volumenya. Namun, para peneliti tak gentar menghadapi tantangan ini dan menjawab pertanyaan Berapa Banyak Video di Youtube. Salah satunya, Profesor Asosiasi Kebijakan Publik MIT, Komunikasi dan Informasi, pendiri aggregator blog Global Voices, serta aktivis internet dan blogger, Ethan Zuckerman, bersama rekan-rekannya, memperkirakan bahwa lebih dari 13,325 miliar video telah dipublikasikan di YouTube.

Diperkirakan ada lebih dari 13,325 miliar video telah dipublikasikan di YouTube.

Data Statistik di Dunia Online

Beberapa platform online seperti Reddit telah lama memberikan data statistik melalui API khusus. Ini memungkinkan para peneliti untuk memahami minat pengguna terhadap memes, kripto, kesejahteraan mental, dan permainan papan. Namun, tahun ini, Reddit menghentikan kemampuan pemrosesan posting di situsnya.

Walaupun Reddit dan X menarik, mereka jauh kurang populer dibandingkan YouTube, tempat hampir semua orang di internet berinteraksi. Menurut sumber, 93% pengguna internet remaja menggunakan Google Video Hosting. TikTok dan Snapchat, yang menduduki peringkat kedua dan ketiga di grup usia ini, hanya diikuti oleh 63% dan 60% remaja secara berkala.

Tantangan dalam Mengukur Berapa Banyak Video di Youtube

Meskipun YouTube memiliki API yang terdokumentasi dengan baik, tidak ada cara yang dapat diandalkan untuk mendapatkan sampel acak yang representatif dari YouTube. Sebagian besar studi melihat YouTube sebagai kumpulan video atau melalui rekomendasi. Metode ini memungkinkan studi yang baik, tetapi tidak dapat menghitung sejauh mana YouTube, yakni mencoba menghitung jumlah video yang dipublikasikan di platform.

Baca Juga  Cara Baca Buku di Goodreads

Cara Mengukur Berapa Banyak Video di Youtube

Solusi Kreatif: “Drunk Dialing” dan Jason Baumgartner

Untuk mengatasi tantangan ini, peneliti berpaling kepada Jason Baumgartner, pencipta proyek pengambilan data Reddit bernama PushShift, yang memiliki pengetahuan luas tentang bekerja dengan API yang tidak terdokumentasi. Dalam kasus YouTube, Jason menggunakan alat bernama InnerTube untuk membuat URL YouTube acak dan memverifikasinya.

URL YouTube terlihat seperti ini: https://www.youtube.com/watch?v=vXPJVwwEmiM, di mana nilai berubah setelah “watch?v=”. Hasilnya, dihitung bahwa ada 264 URL YouTube yang mungkin (sekitar 18,4 triliun tautan).

Metode “Drunk Dialing” dan Temuan Penting

Meskipun ada banyak video di YouTube, jelas tidak sebanyak itu. Dengan asumsi ada 1 miliar video di YouTube, jika kita memasukkan URL secara acak, kita hanya dapat mendapatkan alamat yang benar dalam satu percobaan dari 18,4 miliar. Peneliti menyebut metode ini sebagai “drunk dialing.” Setelah dioptimalkan selama beberapa bulan, mereka berhasil mengidentifikasi 10.000 video benar-benar acak di platform.

Kembali ke “Drunk Dialing,” para peneliti memberikan perbandingan: jika Anda menelepon 413 nomor dalam rentang 413-000-0000 hingga 413-999-9999, Anda harus mencoba 10 juta nomor yang mungkin. Dalam kasus YouTube, “drunken set” memeriksa sekitar 32.000 alamat secara bersamaan, dan satu “hit” terdaftar setiap 50.000 set. Sebagai hasilnya, peneliti dapat menghitung bahwa jumlah video di YouTube adalah 13.235.821.970.

Statistik Berapa Banyak Video di Youtube

Statistik Tambahan dan Pembaruan Terakhir

Setelah mengetahui jumlah video di platform, para peneliti dapat menghitung statistik lebih lanjut. Misalnya, melihat usia video dalam sampel acak dapat membantu melihat seberapa cepat YouTube berkembang. Peneliti memperkirakan lebih dari 4 miliar video baru diposting di situs tersebut hanya pada tahun 2023.

Diperkirakan pula bahwa hanya 4% dari total volume konten yang diposting di YouTube yang memiliki lebih dari 10.000 tayangan, namun mereka menyumbang sebagian besar dari total jumlah tayangan.

Baca Juga  Cara Membuat Soal Pilihan Ganda di Google Form

Metode Penelitian yang Lebih Andal

Yang lebih penting, para peneliti akhirnya berhasil mengembangkan metode yang lebih andal untuk mempelajari YouTube dibandingkan metode “Drunk Set” yang disebutkan sebelumnya. Metode sampel video acak ini dapat diandalkan karena secara berurutan menelusuri seluruh ruang alamat. Para peneliti berencana untuk terus bekerja dengan YouTube dan memperbarui berbagai statistik di platform ini. Data lebih rinci dari risalah penelitian 85 halaman telah baru-baru ini diterbitkan di Journal for Quantitative Description.

https://journalqd.org/article/view/4066
Back to top button
Close

Adblock Terdeteksi

Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda