YouTube, TikTok, Roblox, 5 Aplikasi Lain Wajib Blokir Akun Anak Mulai Hari Ini, 28 Maret 2026

Kebijakan Baru Pemerintah untuk Melindungi Anak di Dunia Digital

Pemerintah Indonesia telah resmi menerapkan aturan baru yang mewajibkan delapan aplikasi paling populer di perangkat ponsel untuk menonaktifkan akun pengguna anak di bawah usia 16 tahun. Aturan ini mulai berlaku pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak dalam ruang digital.

Aplikasi yang terkena kebijakan ini antara lain:

  • YouTube
  • TikTok
  • Facebook
  • Instagram
  • Threads
  • X (dulu Twitter)
  • Bigo Live
  • Roblox

Aturan ini merupakan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal dengan PP Tunas. PP ini ditetapkan sejak 6 Maret 2026 dan memiliki masa transisi selama sekitar 22 hari sebelum diterapkan sepenuhnya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap hingga semua platform mematuhi kewajiban mereka. “Proses ini akan dilakukan secara bertahap sampai semua platform menjalankan kewajiban kepatuhannya,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ancaman Nyata di Dunia Digital

Menurut pemerintah, anak-anak saat ini menghadapi berbagai risiko serius di internet, seperti:

  • Paparan konten pornografi
  • Perundungan siber (cyberbullying)
  • Penipuan online
  • Kecanduan platform digital

Meutya menyatakan bahwa pemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian melawan raksasa algoritma. “Kita ingin teknologi memanusiakan manusia,” tegasnya.

Platform besar seperti Meta (Facebook, Instagram, Threads), YouTube, dan TikTok mendukung tujuan pemerintah. Namun, mereka juga menekankan pentingnya pembatasan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan dampak negatif lainnya.

Meta, misalnya, telah menerapkan sistem “Akun Remaja” dengan perlindungan tambahan seperti:

  • Akun privat secara default
  • Pembatasan pesan masuk
  • Filter konten sesuai usia
  • Mode tidur otomatis pada malam hari
  • Pengawasan orang tua (parental control)

YouTube menegaskan pentingnya menjaga akses pembelajaran bagi anak, sembari tetap melindungi mereka di dunia digital. Sementara TikTok menyebut telah memiliki lebih dari 50 fitur keamanan untuk pengguna remaja, termasuk pembatasan pesan, live streaming, dan notifikasi malam hari.

Tips Aman Bermedia Sosial

Berikut beberapa tips aman bermedia sosial untuk menghindari penipuan, pencurian data, dan dampak negatif lainnya:

  • Jangan Umbar Data Pribadi

    Hindari membagikan informasi sensitif seperti alamat rumah, nomor telepon, tanggal lahir, atau lokasi real-time.

  • Waspada Tautan Palsu (Phishing)

    Jangan sembarangan mengklik tautan atau link yang diterima, terutama dari orang tak dikenal atau pesan mencurigakan yang mengancam (misal: modus laporan polisi palsu).

  • Atur Privasi Akun

    Pastikan privacy settings pada akun media sosial diatur dengan ketat, sehingga hanya teman yang dikenal yang dapat melihat informasi pribadi Anda.

  • Gunakan Kata Sandi Unik

    Gunakan kombinasi kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap platform. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA) untuk keamanan tambahan.

  • Selektif Menambah Teman

    Jangan mudah menerima permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal untuk menghindari penipuan atau penyalahgunaan data.

  • Berpikir Sebelum Posting

    Hindari mengunggah hal-hal yang terlalu personal, emosional, atau berpotensi melanggar hukum (cyberbullying/penghinaan).

  • Rehat dari Medsos

    Jika merasa cemas atau tertekan melihat unggahan orang lain, jangan ragu untuk beristirahat dari media sosial demi menjaga kesehatan mental.

Tips ini penting untuk menjaga keamanan data dan kenyamanan dalam berinteraksi di dunia digital. Dengan aturan ini, pemerintah berharap orang tua tidak lagi sendirian dalam melindungi anak dari dampak negatif dunia digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga

Back to top button

Adblock Terdeteksi

LidahTekno.com didukung oleh iklan Google Adsense untuk menyediakan konten bagi Anda. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan AdBlocker atau menambahkan kami ke dalam whitelist Anda agar kami dapat terus memberikan informasi dan tips teknologi terbaik. Terima kasih atas dukungan Anda!