Hytera P60 Hadir di Indonesia, Radio PoC dengan Kamera dan AI

Hytera secara resmi meluncurkan Smart PoC Radio P60 di Indonesia pada 19 Juni 2026. Perangkat ini hadir sebagai alat komunikasi profesional berbasis Push-to-Talk over Cellular (PoC) yang dilengkapi dengan fitur kamera tubuh, perekaman video, layar sentuh, dan peredam bising berbasis AI.

Peluncuran P60 digelar di Jakarta dan melibatkan Hytera Communications Indonesia bersama mitra lokalnya, PT Samafitro. Acara ini dihadiri sekitar 100 peserta, termasuk mitra, pengguna akhir, dan pemangku kepentingan industri.
Perusahaan menargetkan perangkat ini untuk sektor keselamatan publik, transportasi, utilitas, keamanan, dan korporasi. Hytera P60 tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi suara, tetapi juga menggabungkan komunikasi suara, video, dan data dalam satu perangkat.
Secara global, Hytera menempatkan P60 sebagai smart PoC radio yang mendukung komunikasi PoC dan MCX, berjalan dengan Android 12, serta menggunakan layar sentuh 3,5 inci. P60 juga dibekali kamera depan 8 MP dan kamera belakang 50 MP. Perangkat ini mendukung perekaman video hingga 1080p 60 fps, memori 4 GB + 64 GB, baterai 4.000 mAh, USB Type-C, serta slot hybrid untuk nano-SIM dan microSD.
Fitur-fitur ini membuat P60 lebih dekat dengan perangkat kerja lapangan modern. Petugas tidak hanya bisa berbicara lewat tombol push-to-talk, tetapi juga merekam kejadian, mengirim data, dan mendukung dokumentasi visual saat bekerja. Salah satu pembeda P60 ada pada fitur AI noise suppression. Fitur ini dirancang untuk meredam suara bising saat perangkat digunakan di lapangan.
Hytera juga membekali P60 dengan speaker 3W yang diklaim mampu menghasilkan output hingga 105 dB. Kombinasi ini penting untuk pengguna di area ramai seperti pelabuhan, transportasi, proyek konstruksi, kawasan industri, atau pengamanan acara.
PoC sendiri memanfaatkan jaringan seluler atau broadband untuk komunikasi push-to-talk. Dalam portofolio Hytera, solusi PoC dapat berjalan di jaringan 3G, 4G LTE, dan 5G, serta mendukung panggilan grup, dispatch, pertukaran data, posisi lokasi, dan enkripsi.
Mars Lee, Director PT Hytera Communications Indonesia, mengatakan P60 memperluas portofolio PoC Hytera di Indonesia. “Dengan menggabungkan kemampuan komunikasi dan video dalam satu perangkat, produk ini membantu pelanggan meningkatkan efisiensi operasional,” kata Mars Lee.
Pernyataan ini menunjukkan arah pasar yang ingin dibidik Hytera. P60 bukan produk konsumen seperti smartphone atau HT biasa. Perangkat ini lebih relevan untuk kebutuhan operasional yang menuntut komunikasi cepat, koordinasi tim, dokumentasi lapangan, dan kontrol data.
Belum Ada Harga Resmi
Dalam siaran persnya, Hytera belum menyebut harga resmi P60 untuk pasar Indonesia. Perusahaan juga belum merinci skema penjualan, paket layanan, atau ketersediaan komersial untuk pelanggan korporasi dan instansi.
Kehadiran Hytera P60 memperlihatkan perubahan penting di pasar perangkat komunikasi profesional. Radio lapangan kini tidak lagi hanya soal suara. Perangkat seperti P60 mulai menggabungkan kamera, AI, data, lokasi, dan manajemen bukti digital.
Bagi industri, tantangannya bukan sekadar membeli perangkat baru. Perusahaan juga perlu menyiapkan jaringan, sistem pengelolaan data, keamanan rekaman, dan aturan penggunaan di lapangan.
P60 menjadi sinyal bahwa komunikasi kerja kini bergerak ke arah yang lebih terhubung, terdokumentasi, dan berbasis data.























