Harga kendaraan listrik Jaecoo: strategi cerdas di tengah ketidakpastian insentif

Strategi Jaecoo Menghadapi Ketidakpastian Kebijakan Insentif Mobil Listrik

Ketidakpastian terkait kebijakan insentif untuk mobil listrik murni masih menjadi tantangan bagi produsen dan konsumen di Indonesia. Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan aturan baru yang akan berlaku dalam waktu dekat. Namun, jika kebijakan tersebut diterapkan dan insentif untuk kendaraan listrik (EV) hilang, maka harga mobil listrik bisa meningkat sekitar 10%.

Di tengah situasi ini, konsumen EV tetap membutuhkan kepastian dalam membuat keputusan pembelian. Mereka tidak ingin menunggu kebijakan baru hadir karena bisa mengganggu rencana pembelian mereka.

Untuk mengatasi masalah ini, Jaecoo, salah satu merek mobil listrik ternama, meluncurkan strategi khusus. Sejak model J5 diluncurkan dan mendapat respon positif dari pasar, perusahaan ini merancang skema Lock Price. Skema ini bertujuan untuk memberikan kepastian harga kepada konsumen sejak awal.

Dengan adanya Lock Price, konsumen dapat membeli mobil dengan harga yang sudah ditetapkan. Jika nantinya kebijakan baru diberlakukan dan harga mobil naik, maka konsumen hanya perlu membayar sesuai kesepakatan awal.

“Kita tidak hanya bisa menunggu sampai peraturan baru diterapkan dan harus mencari jalan agar konsumen mendapat kepastian yang jelas,” ujar Head Of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, saat diwawancarai di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (08/03/2026).

Menurut Ilham, skema Lock Price saat ini dikenakan sebesar Rp 10 juta. Angka ini dipilih karena lebih rendah dibandingkan kenaikan harga yang kemungkinan terjadi. Misalnya, jika insentif harga dicabut, harga J5 bisa naik hingga sekitar 30 jutaan.

Namun, jika keputusan terkait insentif EV tetap dipertahankan dan insentif tidak jadi dicabut, maka biaya tambahan untuk Lock Price akan dikembalikan kepada konsumen.

Program Lock Price ini bersifat opsional. Konsumen memiliki kebebasan untuk memilih apakah ingin mengikuti skema tersebut atau tidak.

Dalam menerapkan skema Lock Price, Jaecoo telah menyiapkan dua jenis harga tambahan yang berbeda:

  • Gelombang pertama: Harga Lock Price sebesar Rp 8 juta yang berlaku untuk pemesanan kendaraan hingga tahun 2025.
  • Gelombang kedua: Harga Lock Price sebesar Rp 10 juta yang berlaku untuk pemesanan setelah masa gelombang pertama.

Dengan demikian, Jaecoo memberikan opsi yang fleksibel kepada konsumen, sekaligus memberikan perlindungan terhadap fluktuasi harga akibat perubahan kebijakan. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan di tengah ketidakpastian pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga

Back to top button

Adblock Terdeteksi

LidahTekno.com didukung oleh iklan Google Adsense untuk menyediakan konten bagi Anda.Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan AdBlocker atau menambahkan kami ke dalam whitelist Anda agar kami dapat terus memberikan informasi dan tips teknologi terbaik.Terima kasih atas dukungan Anda!